Perawatan Mesin Mobil Agar Tidak mati mendadak.

Halo sahabat autozer kembali saya ingin menuliskan sebuah artikel dimana artikel ini bisa bermanfaat untuk para autozer. Tentu para autozer sering mengalami ketika sedang asik berkendara secara mendadak mesin mobil kita langsung berhenti dan kondisi mesin mati mendadak sangah berbahaya. Selain berbahaya bagi autozer juga berbahaya bagi pengendara di belakangnya. Lantas hal apa yang harus di lakukan agar mesin mobil tidak mati mendadak.

Jika mesin mobil  mati memdadak diantara penyebab yang harus kita ketahui adalah overheating atau temperatur suhu panas mesin naik. Kenaikan suhu inilah yang menyebabkan mesin berhenti mendadak.

Sebenarnya untuk mengetahui bahwa suhu atau temperatur mesin, autozer dapat melihat indikator suhu atau temperatur yang berada di panel speedometer baik yang berupa jarum indikator temperatur maupun hanya berupa lampu indikator. Dan biasanya kebanyakan menggunakan indikator berupa jarum.

Seiring penggunaan kendaran, terjadi penurunan kinerja dan performa sistem pada mesin seperti pada sistem pendingin.

kenaikan suhu atau temperatur mesin disebabkan oleh temperatur kerja mesin berada di atas suhu kerja normal mesin, beberapa hal ini perlu diperhatikan yang menyebabkan terjadinya overheating di antaranya :

1.Memeriksa Kondisi Radiator dan Kebocoran Sistem Pendingin

Pemeriksaan ini harus dilakukan setelah menunggu mesin dingin, karena jika dalam keadaan mesin panas akan memungkinkan kita tersengat panas mesin. Bagian radiator yang perlu diperiksa adalahupper tank dan lower tankkarena ada yang terbuat dari plastik, bisa jadi sudah rapuh dan retak-retak yang menyebabkan kebocoran air radiator. Biasanyaupper tank atau bagian radiator paling atas yang akan dahulu mengalami kerusakan karena langsung menerima air panas dari mesin. Untuk beberapa jenis mobil sudah terdapat cadangan radiator (tempat mengisi air radiator).

Pastikan radiator tidak kotor.Saat radiator kotor, sirkulasi coolant tidak lancar, sehingga panas akan sulit untuk dilepaskan ke udara luar

2.Memeriksa Kondisi Tutup Radiator

Untuk mobil yang sudah tergolong tua/ mobil lama biasanya tutup radiator sudah selayaknya diganti. Pada tutup radiator terdapat karet yang jika karet tersebut rusak atau sudah mengeras bisa mengakibatkan air pendingin mesin keluar radiator tidak melewati tabung reservoir.

3.Menggunakan Coolant Radiator

Jika kita menggunakan air biasa untuk radiator, air jika dipanaskan cenderung beraksi dengan logam dan akan membuat larutan logam sehingga jika kita perhatikan air akan berubah warna menjadi kekuningan dan biasanya akan menempel pada radiator. Air keran (air yang tidak murni) seringkali mengandung logam yang dapat menimbulkan kerak dan akhirnya menyumbat saluran radiator yang pada akhirnya membuat mesin overheating.

Setidaknya artikel yang sedikit ini bisa bermanfaat...dan apabila ada kritik dan saran para autozer bisa di tuliskan di komentar.






Popular posts from this blog

Spesifikasi Mesin Ertiga

Sistem Suspensi New Pajero Sport